Keadaan Cuaca :
Kota Pangkal Pinang Click for Pangkalpinang, Indonesia Forecast
Buku Tamu
Photobucket
Jaring URL

Asma merupakan salah satu penyakit yang diturunkan secara genetik, sehingga sulit dihindari. Perlu penanganan tepat guna memperkecil kemungkinan terjadinya  gejala asma. Dalam jurnal penelitian issue of Thorax di Inggris disebutkan masyarakat yang diketahui tidak memenuhi kebutuhan akan vitamin A dan C berpotensi besar terkena asma.
Kesimpulan itu diperoleh dari rangkuman 40 penelitian yang berlangsung antara tahun 1980 dan 2007.  Disebutkan dalam rangkuman, penderita asma secara signifikan kekurangan vitamin A ketimbang masyarakat yang tidak menderita asma. Rata-rata penderita asma hanya mengkonsumsi vitamin A sebanyak 182 gram per hari. Sementara, rekomendasi medis mewajibkan penderita asma mengkonsumsi antara 250 gram-300 gram perhari.

Rangkuman penelitian  juga menyebutkan masyarakat yang menderita asma secara signifikan kurang mengkonsumsi vitamin C, besarnya pun kurang dari standar rekomendasi medis sebesar 500 gram perhari. Hasilnya, kekurangan vitamin C dalam darah berhubungan erat dengan kenaikan prosentase resiko asma menjadi 12%.

Jangan lupa klik iklan di bawah ini ya sob..

Hasil rangkuman lain juga menyebutkan penderita Asma diketahui kurang mengkonsumsi vitamin E. Sekalipun kekurangan vitamin E tidak berpengaruh langsung terhadap resiko Asma, akantetapi kondisi demikian sangat mengkhawatirkan. Kalangan medis merekomendasikan penderita asma untuk mengkonsumsi vitamin E minimal 5 mg/hari. Selang 40 penelitian yang telah  berlangsung, rata-rata penderita asma hanya mengkonsumsi vitamin E sebanyak 2 mg/hari.

Sayangnya, penelitian tidak menjabarkan secara jelas apa efek kekurangan vitamin A dan C serta keterkaitan anti oksidan dengan risiko asma. “Penelitian ini tidak membuktikan apapun dan efek yang akan terjadi, mereka hanya mencoba menyanggah penelitian yang dilakukan tahun lalu yang menyebutkan tidak ada hubungan antara anti oksidan dan resiko asma,” tukas Dr. Jo Leonardi-Bee, Kepala Divisi Epidemilogi dan kesehatan Publik Universitas Nottingham, Inggris, seperti yang dilansir dari Health Day, Selasa (20/10)..

Namun, para penggagas penelitian tidak sepakat dengan kesimpun Leonardi-Bee. Menurut mereka, kekurangan vitamin A dan C secara konsiten berhubungan dengan resiko asma. “Jika berhubungan, tentu akan berhubungan dengan pengobatan,” tegas para peneliti.

Leave a Reply

Blogger Indonesia
indonesia

Jam saat ini :
Bisnis Online :
Photobucket Photobucket
Label
Pengunjung


Anda Pengunjung ke :